Muhamad Rasul Setan

: Satu waktu datang dalam sejarah agama Islam ketika orang-orang Muslim menghadapi penyiksaan yang sangat hebat dari penduduk Mekah yang keras kepala, fakta begitu hebatnya penyiksaan, adalah bahwa delapan puluh tiga orang dari pengikut Muhammad melarikan diri ke Abyssinia (Ethiopia). Ketika penyiksaan menjadi semakin buruk, Muhammad mengalami suatu saat dari keputusasaan dan membuat “wahyu-wahyu” yang berbahaya. Dia menyatakan kemungkinan dari Allah mempunyai seorang istri, Al Lat dan dua anak perempuan, Al-Uzza dan Mannat, seperti yang dicatat dalam Surat an-Najim :
:
:“ Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda ( kebesaran )
:Tuhannya yang paling besar. Maka apakah patut kamu ( orang-orang
:musyrik ) menganggap ( berhala ) Al-Lata dan Al-uzza dan Manat, yang
:ketiga yang paling kemudian ( sebagai anak perempuan Allah ). Apakah
: ( pantas ) untuk kamu yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan ?
:Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. “ ( Sura
:53:18-22 )
:
😛 pengakuan tidak langsung atas politeisme ini membuat penduduk Mekah bergembira. Perbedaan pendapat mereka telah berlalu ( sebelumnya, dia telah dengan berani menentang melawan politeisme ). Penduduk Mekah segera mencabut boikot, menghentikan penyiksaan dan perdamaian kembali ada di Mekah. Orang-orang Muslim yang pindah ke Ethiopia mendengar kabar baik dan kembali ke rumah.
:
:Tetapi, kemudian Muhammad menarik kembali pengakuannya. Hal ini muncul setelah Muhammad menyadari kenyataan akibat negatif dari komprominya dengan politeisme yang akan membahayakan pekerjaannya yang dari Allah. Jadi berdasarkan pada sedikitnya satu alasan ini, dia tidak menyangkal bahwa dia sebenarnya diinspirasikan oleh Setan, seperti yang kita baca dalam Surat al-Hajj :
:
:“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul dan tidak (pula) seorang nabi
:sebelum engkau ( Muhammad), melainkan apabila dia mempunyai suatu
:keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan [kesombongan]
:kedalam keinginannya itu. Tetapi Allah menghilangkan apa yang
:[sombong] dimasukkan setan itu, dan Allah akan menguatkan [dan
:membuktikan] ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui,
:Mahabijaksana, Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan
:setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada
:p penyakit dan orang-orang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu
:benar-benar dalam permusuhan yang jauh [dari kebenaran]. “
: ( Surat al-Hajj 22:52, 53 )
:
😛 penafsiran dari Al-Jalalayan adalah setelah Muhammad dideklamasikan Surat an-Najim ( Sura 53 ) di hadapan dewan, malaikat Jibrail memberitahukan dia bahwa ayat-ayat tersebut yang ditaruh di dalam lidahnya dari Setan. Muhammad merasa bersalah dan mengakui kesalahannya, mengira hal itu dengan keyakinan yang sama seperti yang diterimanya sebelum dia menjadi rasul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: