Racun bertabur madu

Kafir: islam adalah racun yg di taburi madu habis madunya tinggalah racun
yg mematikan nalar dan nurani.

Duladi: yg anda katakan benar sekali. Banyak dari kita yg masih Islam
belum menyadari bahwa Islam menaruh racun dalam hati kita, karena
Islam melumuri racun tsb dengan madu di bagian atasnya agar kita tertipu.
Bila hal ini dibahas dari sisi psikologis, saya menamainya sebagai “HAL-HAL
NEGATIF” yg sengaja Islam tanamkan ke dalam hati muslim, agar perilaku
dan sikap/attitude menjadi BURUK. Agama seyogyanya memberi stimulan
yg positif, agar umatnya menjadi sehat pikiran dan sehat jiwanya. Tetapi
islam menstimulasi muslim agar menjadi teroris.

Kafir: Pak Dul, saya mengerti maksud anda. Ketika seseorang diracuni
dengan sifat dengki, perasaan ter-dzolimi, perasaan rendah diri dan tidak
perdaya, paranoid (selalu mencurigai orang lain punya niat jelek terhadap
kita), otomatis akan merubah kepribadian orang tsb menjadi JAHAT,
PEMARAH, PENDENDAM, bahkan BENGIS. Itulah kenapa muslim condong
memiliki watak yg seperti itu, lantaran Islam meracuni mereka dengan hal-
hal yg negatif. Saya sangat setuju perkataan Pak Dul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: