Apakah muhammad disebutkan dalam alkitab?

Orang Muslim siap berpegang teguh pada
setiap kebohongan untuk mengkonfirmasikan
bahwa agama mereka adalah benar. Kadang-
kadang mereka terjebak sendiri membuat
klaim-klaim yang sangat menggelikan.
Seorang Muslim telah mengirimkan pada saya
video berikut untuk membuktikan bahwa
Muhammad pun sudah disebutkan dalam
Alkitab. Silahkan menonton video tersebut (di
link sini) sebelum membaca artikel ini lebih
lanjut.
Klaim ini menyatakan bahwa Kitab Kidung
Agung pasal 5:16 ada menyebutkan nama
Muhammad. (Padahal) pasal itu sama sekali
tidak menyebutkan Muhammad. Kata dalam
bahasa Ibrani mahamaddim dalam ayat itu
bukanlah sebuah nama dan sama sekali tak
ada kaitannya dengan Muhammad. Kata
tersebut artinya “kesukaan” atau “yang
menggembirakan hati”.
Untuk mengklarifikasi trik Islam ini, saya
memakai argumen yang sama tidak masuk
akalnya untuk membuktikan bahwa Alkitab
juga telah menyebutkan kedua nama saya
pribadi beberapa kali. Kenyataannya, ada
ratusan referensi terhadap nama-nama saya,
Ali dan Sina dalam Alkitab. Dalam ayat-ayat
Alkitab berikut ini, saya telah menyoroti nama
saya (menggunakan teks Alkitab bahasa
Inggris) supaya setiap orang yang masih ragu
bisa melihatnya.
Kejadian 45:26 They told him, “Joseph is still
alive!
1 Korintus 15:22 For as in Adam all die, so in
Christ all will be made alive.
Kolose 1:21 And you, that were sometime
alienated and enemies in your mind.
Yehezkiel 1:16 They sparkled like topaz, and all
four looked alike.
Yeremia 6:13 From the least to the greatest, all
are greedy for gain; prophets and priests
alike, all practice deceit.
Keluaran 19:20 And the LORD came down
upon Mount Sinai,
Mazmur 68:8 the earth shook, the heavens
poured down rain, before God, the One of
Sinai, before God, the God of Israel.
Jika Muhammad ‘hanya disebutkan’ (menurut
orang Muslim) satu kali saja dalam seluruh
Alkitab, sebaliknya nama saya disebutkan
ratusan kali baik dalam Perjanjian Lama
maupun Perjanjian Baru. Bukan hanya itu,
saya bahkan bisa menemukan nama saya
sangat banyak disebutkan dalam setiap buku
yang ditulis. Ini merupakan sebuah mujizat
atau apa? Bukankah ini membuktikan bahwa
saya lebih superior dibandingkan Muhammad,
karena telah dinubuatkan oleh semua agama,
ilmu pengetahuan, sejarah, buku-buku fiksi
dan non-fiksi dari masa lampau dan masa kini;
bukan hanya dalam satu bahasa melainkan
dalam banyak bahasa?
Seperti inilah cara yang digunakan oleh orang-
orang Muslim. Dengan nekad mereka
mengatakan bahwa Muhammad ada disebut
dalam kitab Kidung Agung pasal 5:16. Bisakah
anda melihat penyesatannya di sini?
Bukankah ini merupakan hal yang sangat
memalukan, yang mana orang-orang Muslim
terlibat dalam trik semacam ini? Tentu saja
mereka tidak merasa malu.
Dalam Islam, semua yang disebut mujizat
adalah seperti itu. Semuanya merupakan
penyesatan-penyesatan. Tak ada satu pun
mujizat dalam Quran atau untuk Islam,
dimanapun juga. Satu-satunya mujizat Islam
terletak pada kenyataan bahwa lebih dari satu
milyar manusia yang waras, telah
menyingkirkan akal sehat dan mengikuti
seorang manusia (Muhammad) yang
kewarasannya patut dipertanyakan.
Kidung Agung 5:16 tidak menyebut mengenai
(about) Muhammad sebanyak ayat-ayat
Alkitab di atas yang berbicara tentang saya. Ini
adalah sebuah puisi erotis yang dinyanyikan
oleh seorang wanita untuk kekasihnya. Ini
juga bukan sebuah kitab/ayat nubuatan. Ia
tidak berbicara mengenai Muhammad, Yesus
atau siapapun. Lebih dari itu, sebagaimana
yang akan anda lihat dibawah ini, orang-orang
Muslim bahkan menyangkali eksistensi puisi ini
sebagai sebuah teks religius.
Terjemahan dari ayat 5:16 adalah:
Ucapannya sangat manis, dan setiap orang
menginginkannya. Demikianlah kekasihku,
demikianlah sahabatku, hai putri-putri
Yerusalem.”
ucapannya sangat manisHkw mmtqym
dan setiap orang
menginginkannya wklw mHmdym
demikianlah kekasihku zh dwdy
demikianlah sahabatku wzh r`y
hai puteri-puteri
Yerusalem bnwt yrwshlm
Dalam video di atas, huruf pertama dari kata
mHmdym dipilih dan disampaikan melalui
Penterjemah SDL. Tentu saja kamus (mesin)
menterjemahkannya sebagai Muhammad. Jika
saya meng-cut and paste tiga huruf pertama
dalam terjemahannya, maka penterjemahan
online tidak akan mengenali dunia Alike sebab
kata ini tidak dimasukkan. Sebaliknya ia akan
menunjukkan “Ali” sebagai sebuah nama yang
sebenarnya (proper nama).
Bisakah anda melihat bagaimana orang-orang
Muslim memainkan permainan tipu-daya
mereka? Bagaimana bisa, orang-orang cerdas
mengijinkan diri mereka untuk dibodohi
dengan trik-trik murahan seperti itu? Karena
mereka membiarkan diri mereka dibodohi.
Muhammad mengatakan bahwa ia sudah
dinubuatkan/disebutkan dalam Alkitab. Maka
orang-orang Muslim harus menemukannya
dalam Alkitab, apapun harga yang mesti
mereka bayar.
Mari kita coba memasukkan keseluruhan ayat
dalam Penterjemah SDL dan melihat jika kita
masih mendapatkan Muhammad.
Kopikan ayat ini dari sumbernya (its source.)
חִכּוֹ,מַמְתַקִּים,וְכֻלּוֹ,מַחֲמַדִּים;זֶהדוֹדִיוְזֶהרֵעִי,
בְּנוֹתיְרוּשָׁלִָם .
Dan pindahkan (paste) ke dalam penterjemah
online. http://www.freetranslation.com/
Inilah yang akan anda dapatkan
“His, sweets, is,.; this is my cousin and this
is my daughters, Jerusalem.”
Apa yang terjadi dengan Muhammad?
Muhammad tidak pernah eksis dalam ayat ini,
demikian juga “Ali” tidak eksis pada kata
“alienate, alive atau alike.”
Di akhir video, seorang pria yang tidak tahu
malu bernama Abdul Raheem Green,
berbohong dengan mengatakan bahwa
seorang rabbi memberitahukan padanya
bahwa orang-orang Yahudi tidak akan pernah
menerima Muhammad meskipun mereka tahu
bahwa ia adalah seorang nabi yang benar.
Benar-benar hal yang sangat memalukan yang
pernah disampaikan oleh seseorang.
Kalau demikian, apa yang sebaiknya dilakukan
terhadap orang-orang Yahudi berkepala batu
itu, yang tahu kebenaran tetapi masih tetap
menolaknya? Jawabannya diberikan oleh
Muhammad Kadhab (si pembohong).
“Sesungguhnya kamu akan berperang
melawan Yahudi dan kamu akan membunuh
mereka hingga saatnya dimana batu dan
pohon akan berkata: “O Muslim! O Abdullah
(hamba Allah)! Ada seorang Yahudi
bersembunyi di belakangku. Kemarilah dan
bunuhlah dia.’ Kecuali al-Gharqad, sebab itu
adalah pohon orang Yahudi.” Sahih Muslim
Book 041, Number 6985:
Bagaimana Answering-Islam.com menjawab
klaim yang bodoh seperti ini bisa kita baca di
bawah ini.
Kata Ibrani mHmdym adalah sebuah kata
yang umum, dan bukan sebuah kata benda
yang sebenarnya (misalnya, bukan sebuah
nama).
Kata yang sama muncul lagi sebagai sebuah
kata benda biasa, seperti dalam Hosea 9:6,16; 1
Raja-Raja 20:6; Ratapan 1:10,11; 2:4; Yesaya
64:10; 2 Tawarikh 36:19; Yehezkiel 24:16,21,25.
Dalam bagian terakhir (Yehezkiel 24:16,
”keinginan matamu”), diaplikasikan pada
seorang wanita, yaitu isteri Yehezkiel
(bandingkan dengan ayat 18), dan pada anak-
anak laki-laki dan anak-anak perempuan dari
orang-orang Yahudi yang menyembah berhala
(ayat 25). Akan dianggap bijak jika
mengaplikasikan kata itu DISINI kepada
Muhammad sebagaimana yang ada dalam
kitab Kidung Agung.
Dalam bahasa Arab, banyak kata yang
dibentuk dari akar kata yang sama, tetapi
kata-kata itu sendiri tidak menunjuk pada
Muhammad. Seorang Muslim yang bodoh pun
bisa mengatakan bahwa nama Muhammad
muncul di Sura 1, Al Fatihah, ayat 1: Al hamdo
lillahi Rabbi ‘lalamin (“Terpujilah Allah, Tuhan
alam semesta”). Dengan cara yang sama,
seorang Hindu pun bisa mengatakan bahwa
nama Ram atau salah satu dari dewa-dewi
mereka ada disebutkan dalam Quran, sebab di
Sura 30, Ar-Rum, ayat 1, kita membaca ”Orang-
orang Roma telah ditaklukkan,” sementara
kamus Arab memperlihatkan bahwa kata
“Rum” diturunkan dari akar kata “ram”. Cara
berargumentasi seperti ini merupakan cara
belajar dan menilai sesuatu yang sangatlah
tidak masuk ke akal.
Sekelompok artikel berita dalam kaitan
dengan hal ini mengatakan: Kidung Agung 5:16
tak lagi merupakan sebuah referensi mengenai
Muhammad dibandingkan dengan mengenai
Mumattaq atau Daud. Menemukan nama
Muhammad adalah sebuah permaiman anak-
anak.
Karena bahasa Arab dan Ibrani mempunyai
sebuah kata yang mirip [Hmd], tentu saja
kemunculan kata ini dalam kitab suci Ibrani
mirip di beberapa tempat.
Kamus Ibrani dan Inggris The New Bantam-
Megiddo mendaftarkan…
Hmd (yHmwd) p iri hati,
bernafsu terhadap
Hmd z
kesenangan, kecintaan
Hmdh n hasrat,
obyek dari keinginan
Hmdnwt cenderung iri
hati, penuh nafsu
Juga menarik bila kita perhatikan (lebih lanjut
hal berikut ini):
Banyak orang Muslim yang “menjadi marah”
ketika ada tulisan seperti Kidung Agung yang
ditulis oleh Salomo, yang merupakan sebuah
nyanyian cinta dan terkadang sangat terbuka
dalam menggunakan bahasa erotis, tetapi
dianggap sebagai firman Tuhan dan menjadi
bagian dari Alkitab. Tetapi kemudian, mereka
sama sekali “melupakan” argumen mereka itu,
dan coba menemukan nama Muhammad di
tengah-tengah puisi cinta yang sama, yang
sebenarnya mengekspresikan hasrat
(“kejorokan”) seorang wanita terhadap
kekasihnya, dan sama sekali tidak merasa
malu melakukannya.
Perhatikan keseluruhan konteks Kidung Agung
5-6. Maka argumennya akan berdampak dua
muka sebagai berikut: Tak mungkin ini ada
dalam Alkitab, bahasa erotis (“jorok”) seperti
ini tak patut dianggap sebagai Firman Tuhan.
Namun dibaliknya, ini adalah sebuah nubuatan
(mulia) mengenai Muhammad!!
Masalah lebih jauh lagi adalah, meskipun
orang-orang Muslim merasa perlu menemukan
Muhammad disebut dalam Kitab Suci lain,
karena Quran yang mengklaimnya (bahwa
namanya tercantum dalam Taurat dan Injil,
Sura 7:157). Tetapi Kidung Agung bukanlah
bagian kitab Taurat, dan juga bukan bagian
dari Injil. Oleh karena itu ayat ini sama sekali
tak mungkin bisa memuaskan tuntutan Quran,
sekalipun ayat tersebut dianggap berbicara
mengenai Muhammad.
Judul dalam bahasa Inggris: “Is Muhammad
Mentioned In The Bible?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: