Di jalan mana kamu di hari kiamat kelak

Di antara buku-buku yang ditulis mengenai hari
qiyamat, buku “Jalan menuju kepada Allah” yang ditulis oleh Kiyai Mundhir Nadzir adalah
salah satu yang memberikan gambaran yang sangat
jelas. Buku ini menerangkan bahwa akan berlakunya
peperangan, kelaparan, gempa bumi, dan huru-hara di
pelbagai tempat serta kebimbangan dan kerisauan di
kalangan orang. Dalam keadaan begini, makhluk kuat
yang menyeramkan, digelar ‘Dajjal’. akan muncul.
Dajjal atau Anti-Al-Masih ini mempunyai rupa yang
sangat seram. Dia dikatakan mempunyai satu mata,
dan begitu tinggi dan besar sedemikian sehingga
lautan bagaikan hanya setapak langkah baginya. Dia
akan membawa surga di tangan kanannya dan
neraka di tangan kirinya! Dajjal akan menjelajahi
setiap penjuru bumi untuk mencari orang memenuhi
surga dan nerakanya. Sebenarnya surganya adalah
neraka dimana penghuni-penghuninya akan disiksa
untuk selama-lamanya! Dia akan menerobos ke
semua tempat mencari jiwa-jiwa untuk memenuhi
“surganya”. Tetapi akhirnya akan muncul seorang
Penyelamat yang akan melawan Dajjal yang zalim itu
dan melepaskan manusia daripada cengkraman Dajjal
yang jahat itu – Penyelamat itu adalah tidak lain dan
tidak bukan adalah Sayidina Isa Al-Masih (as)!
Sesungguhnya! Sayidina wa Rabboni Isa Al-Masih (as)
akan muncul, dan melepaskan serta menyelamatkan
dunia daripada kezaliman si Dajjal! Dua kuasa ini
akan berhadapan satu sama lain di dalam satu
pertempuran yang besar. Semasa pertempurannya
dengan Dajjal, Sayidina Isa Al-Masih (as) akan
perintahkan kepada bumi: “Ya Bumi! Bukalah!” Dan
dengan serta-merta bumi akan terbuka lalu si Dajjal
akan jatuh ke dalamnya dan ditelan bumi untuk
selama-lamanya.
Dajjal itu adalah penyekutuan semua kuasa-kuasa
yang jahat. Dia akan memperdayakan banyak insan
untuk menyeleweng kepada jalan-jalan yang sesat
dengan pengaruh dan kuasanya, dan akhirnya
membawa mereka masuk ke dalam neraka.
Maka kini orang akan bertanya-tanya, mengapakah
hanya Sayidina Isa Al-Masih (as) yang akan datang itu
yang diberi kuasa untuk mengalahkan Dajjal dan
semua kuasa-kuasa kejahatan? Dari nabi yang
pertama yaitu Adam hingga ke nabi terakhir
Muhammad, mengapakah hanya Sayidina Isa Al-
Masih (as) yang dipilih untuk datang kembali pada
hari qiyamat?
Dua pertanyaan ini sudah terlalu menantang
penalaran manusia Muslim, tetapi itu saja belum
cukup, kita harus menelusuri tantangan lain tentang
kuasa ilahi yang dahsyat yang melekat pada diri
Sayidina Isa Al-Masih (as) berkenaan dengan qiyamat

Tetapi Apakah Qiyamat Itu?
Qiyamat adalah hari berakhirnya segala kehidupan.
Pada hari itu terjadi keguncangan besar (Az-Zalzalah),
matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, lautan
meluap dan langit lenyap (baca Qur’an Surat 81 AT
Takwiir ayat 1–11). Hari itu juga sebagai pertanda
dimulainya kehidupan baru di alam akhirat.
Qiyamat dibagi atas dua bagian.
Bagian pertama Shuqra, yaitu Kiamat Kecil: matinya
seseorang.
Bagian kedua Kubra, yaitu Kiamat Besar: Musnahnya
bumi beserta isinya.Baik qiyamat Shuqra maupun
qiyamat Kubra hanya Allah saja yang tahu. Nabi-Nabi
manapun tidak satupun yang tahu kapan terjadinya
qiyamat itu: “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-
Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat… Dan
tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan
pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada
seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia
akan mati” (Qs 31:34).
Otoritas dan Pengetahuan Tentang Qiyamat
Tetapi aneh bin ajaib bahwa justru tertulis secara
jelas di dalam Qur’an surat AZ-Zukhruf 43:61, “Dan
sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan
pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu
janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan
ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus”.
Ya, ikutlah jalan yang lurus didalam Sayidina Isa Al-
Masih (as)! Sebab Allah sendiri mustahil bisa diikuti
oleh insan manusia kecuali melalui kemanusiaan
Sayidina Isa Al-Masih (as). Maka iapun berkata:
“Bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)
ku.” (Qs.43:63).
Sebaliknya Qur’an surat Al Ahqaaf 46:9 justru
memberitahu kepada manusia bahwa Nabi
Muhammad tidak tahu apa yang akan terjadi pada
dirinya sendiri maupun terhadap orang lain. Nabi
Muhammad hanya menerima perintah untuk memberi
peringatan kepada manusia.
Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk
memberi peringatan yang setegas-tegasnya dengan
mengulangi 2x dalam satu ayatNya,
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat:
“Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya
pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi
Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan
waktu kedatangannya selain Dia… Katakanlah:
“Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu
adalah di sisi Allah…” (Qs 7:187).
Dan bahkan diulangi peringatan tersebut bertubi-tubi
pada Surat Fussilat 41:47 dan Surat Al Zukhruf 43:85,
disamping Surat Luqman 31:34)!!
Perkataan dalam bahasa Arab merupakan
kunci yang mengesahkan bahwa Isa Al-Masih (as)
sendiri mempunyai pengetahuan mengenai Hari
Qiyamat itu. Maka tantangan dahsyat
kembali mempertanyakan kepada diri kita untuk
sekian kali:
Sebenarnya siapakah Sayidina Isa Al-Masih (as) itu?
* Yang hanya dialah yang diberi kuasa untuk
mengalahkan Dajjal dan semua kuasa-kuasa
kejahatan?
* Yang hanya Sayidina Isa Al-Masih (as) sajalah yang
dipastikan untuk datang kembali pada hari qiyamat?
* Yang justru satu-satunya memegang ilmu dan
pengetahuan yang melekat mengenai Hari Qiyamat
(‘ilmus Saa’ah) disamping Allah?
* Yang hanya pada kedua Sosok itulah terdapat jalan
yang lurus?
* Yang Jalan lurus-nya hingga kepada Hari Qiyamat?
Dengan KUASA dan ILMU tersebut, tidak heran Allah
memberi peringatan kepada kita bahwa Dia wa jihan
fiddun yaa wal aakhirati (Qs.3:45). Dia penguasa di
segala alam, alam dunia, alam kubur (kuasa
membangkitkan mayat), dan alam akhirat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: